Detik-Detik Paling Mustajab Saat Puasa, Simak Pesan Penting Ustadz Adi Hidayat

  • AL HADJAR Suci @ ... BMSM - Belajar Mati Sebelum Mati ...
  • Ridwan Maulana Senjaya
  • 11
...

Dalam ceramahnya, Ustadz Adi Hidayat menjelaskan bahwa waktu menjelang berbuka puasa merupakan salah satu momen paling mustajab untuk berdoa. Ia mengajak umat Islam memaksimalkan detik-detik tersebut dengan doa, zikir, membaca Al-Qur’an, dan amalan kebaikan lainnya agar puasa semakin bernilai di sisi Allah SWT.

Waktu menjelang berbuka puasa bukan sekadar momen menunggu adzan Maghrib. Dalam kajian yang disampaikan oleh Ustadz Adi Hidayat, detik-detik terakhir sebelum berbuka justru termasuk waktu yang memiliki keutamaan besar dalam Islam. Pada saat itu, seorang hamba berada dalam kondisi ibadah yang istimewa, sehingga doa yang dipanjatkan memiliki peluang besar untuk dikabulkan oleh Allah SWT.

Beliau menjelaskan bahwa orang yang berpuasa termasuk golongan yang doanya tidak tertolak hingga ia berbuka. Artinya, semakin mendekati waktu berbuka, semakin besar kesempatan seorang muslim untuk memanjatkan doa dengan penuh harap dan keyakinan. Karena itu, sangat disayangkan jika waktu tersebut justru dihabiskan untuk hal-hal yang kurang bermanfaat.

Berikut beberapa amalan yang dianjurkan untuk dimaksimalkan menjelang berbuka puasa:

  • Memperbanyak doa. Manfaatkan waktu mustajab ini untuk memohon ampunan, kesehatan, keberkahan rezeki, serta kebaikan dunia dan akhirat. Panjatkan doa dengan penuh kekhusyukan dan keyakinan bahwa Allah Maha Mendengar.
  • Berzikir kepada Allah. Mengisi waktu dengan tasbih, tahmid, tahlil, dan istighfar akan menjaga hati tetap hidup dan terhubung dengan Sang Pencipta.
  • Membaca Al-Qur’an. Ramadan adalah bulan Al-Qur’an. Menjelang berbuka dapat menjadi waktu yang tepat untuk melanjutkan tilawah atau merenungi makna ayat-ayat suci.
  • Bersedekah atau memberi makan orang yang berpuasa. Amalan ini memiliki pahala besar dan menunjukkan kepedulian sosial di bulan penuh rahmat.

Ustadz Adi Hidayat juga menekankan bahwa kualitas puasa tidak hanya diukur dari menahan lapar dan dahaga, tetapi juga dari bagaimana seseorang menghidupkan waktu-waktu istimewa selama berpuasa. Dengan memperbanyak ibadah di saat menjelang berbuka, seorang muslim dapat meraih keberkahan yang lebih luas dan memperkuat hubungan spiritual dengan Allah SWT.

Oleh karena itu, jadikan waktu menjelang Maghrib sebagai momentum refleksi dan peningkatan diri. Jangan biarkan detik-detik penuh keutamaan berlalu begitu saja. Isi dengan doa yang tulus, zikir yang khusyuk, dan bacaan Al-Qur’an yang menenangkan hati, agar puasa yang dijalankan semakin bermakna dan bernilai di sisi-Nya.


Lainnya

Cookie Consent


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.

Terima & Lanjutkan

Perlu informasi lebih lanjut? Kebijakan Privasi – atau – Kebijakan Cookie dan GDPR