Hal-Hal yang Perlu Diutamakan dan Dimaksimalkan di Waktu Sahur

  • AL HADJAR Suci @ ... BMSM - Belajar Mati Sebelum Mati ...
  • Ridwan Maulana Senjaya
  • 5
...

Waktu sahur bukan sekadar momen untuk makan dan minum sebelum berpuasa, melainkan waktu penuh keberkahan yang Allah SWT istimewakan untuk hamba-Nya yang ingin mendekatkan diri kepada-Nya. Para ulama menegaskan bahwa sahur adalah saat paling utama untuk memperbanyak istighfar, sebagaimana disebutkan dalam QS. Ali Imran ayat 17 tentang golongan mustaghfirin bil ashar. Oleh karena itu, setiap Muslim dianjurkan untuk mengisi waktu sahur dengan rangkaian ibadah menyeluruh—mulai dari shalat malam, istighfar, doa, hingga tilawah Al-Qur'an—agar sahur benar-benar menjadi bekal spiritual yang memberkahi seluruh hari.

Bulan Ramadan adalah bulan penuh keberkahan yang menghadirkan banyak momen istimewa untuk beribadah. Salah satu momen yang sering kali diremehkan namun sesungguhnya sangat agung adalah waktu sahur. Bagi banyak orang, sahur hanya dipahami sebagai kegiatan makan dan minum sebelum imsak. Padahal, dalam pandangan Islam, waktu sahur menyimpan keutamaan luar biasa yang sayang untuk dilewatkan begitu saja.

Rasulullah SAW bersabda: "Bersahurlah kalian, karena sesungguhnya dalam sahur itu terdapat keberkahan." (HR. Bukhari dan Muslim). Hadis ini bukan hanya menganjurkan makan sahur, tetapi juga mengisyaratkan bahwa waktu sahur adalah waktu yang diberkahi Allah SWT secara keseluruhan—fisik maupun spiritual.

Mengapa Waktu Sahur Begitu Istimewa?

Waktu sahur bertepatan dengan sepertiga malam terakhir, yaitu saat Allah SWT turun ke langit dunia dan berfirman: "Siapa yang berdoa kepada-Ku, akan Aku kabulkan. Siapa yang meminta kepada-Ku, akan Aku beri. Siapa yang memohon ampun kepada-Ku, akan Aku ampuni." (HR. Bukhari dan Muslim). Ini menjadikan waktu sahur sebagai salah satu waktu paling mustajab dalam sehari penuh.

Lebih jauh lagi, Allah SWT sendiri secara khusus memuji golongan yang memanfaatkan waktu ini dalam Al-Qur'an, QS. Ali Imran ayat 17:

"(Yaitu) orang-orang yang sabar, yang benar, yang tetap taat, yang menafkahkan hartanya (di jalan Allah), dan yang memohon ampun di waktu sahur (mustaghfirin bil ashar)."

Disebutkannya istighfar di waktu sahur secara spesifik dalam ayat ini menunjukkan betapa tingginya kedudukan amalan tersebut di mata Allah SWT.

Hal-Hal yang Perlu Diutamakan dan Dimaksimalkan di Waktu Sahur

  • 1. Luruskan Niat Sebelum Makan SahurAwali sahur dengan niat yang benar—bukan sekadar mengisi perut, melainkan menjalankan sunnah Nabi dan menguatkan diri untuk berpuasa di jalan Allah. Dengan niat yang lurus, aktivitas makan sahur yang sederhana pun bernilai ibadah dan mendatangkan pahala.
  • 2. Shalat Malam dan TahajudJika waktu memungkinkan, bangun lebih awal untuk melaksanakan shalat Tahajud sebelum makan sahur. Shalat malam di sepertiga akhir adalah ibadah yang sangat dicintai Allah dan menjadi ciri orang-orang shalih. Rakaat-rakaat shalat malam di bulan Ramadan memiliki keutamaan yang berlipat ganda.
  • 3. Memperbanyak IstighfarInilah amalan paling utama yang harus dimaksimalkan di waktu sahur. Para ulama menyebutkan bahwa Nabi Ya'qub AS sengaja menunda permohonan ampunan untuk anak-anaknya hingga waktu sahur tiba, semata-mata untuk memanfaatkan keistimewaan waktu tersebut. Perbanyaklah mengucapkan Astaghfirullahal 'azhim dengan penuh kekhusyukan dan kesadaran akan dosa-dosa yang telah lalu.
  • 4. Memperbanyak DoaGunakan waktu sahur untuk memanjatkan doa-doa terbaik. Mohon ampunan, keselamatan, keberkahan rezeki, kesehatan, kemudahan urusan, dan kebaikan dunia akhirat—baik untuk diri sendiri maupun seluruh keluarga. Waktu ini adalah kesempatan emas yang tidak datang setiap saat.
  • 5. Membaca Al-Qur'anSuasana dini hari yang sunyi dan tenang menjadikan hati lebih mudah khusyuk dan pikiran lebih jernih. Sambil menunggu waktu imsak atau setelah makan, isi momen ini dengan tilawah Al-Qur'an. Bahkan beberapa ayat pun sangat bernilai jika dibaca dengan penghayatan yang dalam.
  • 6. Berdzikir dan BershalawatSelain istighfar, perbanyak dzikir pagi dan shalawat kepada Nabi Muhammad SAW. Dzikir-dzikir seperti tasbih, tahmid, tahlil, dan takbir dapat dilantunkan sambil menunggu makanan atau setelah selesai makan, mengisi setiap jeda waktu dengan ingatan kepada Allah.
  • 7. Hindari Tidur Kembali Setelah SahurSalah satu kebiasaan yang perlu dihindari adalah langsung tidur setelah makan sahur hingga waktu Subuh terlewat. Waktu antara sahur dan azan Subuh adalah waktu yang sangat berharga. Isi momen ini dengan dzikir dan doa, lalu tunaikan shalat Subuh tepat waktu—bahkan lebih utama jika dilakukan secara berjamaah di masjid.
  • 8. Tutup Sahur dengan Shalat Subuh BerjamaahPuncak dari seluruh rangkaian ibadah waktu sahur adalah shalat Subuh berjamaah. Shalat Subuh berjamaah menyempurnakan semua amalan malam dan membuka hari dengan penuh cahaya. Jangan biarkan keberkahan sahur berakhir sia-sia hanya karena kembali tidur dan melewatkan shalat Subuh.

Tips Praktis Agar Sahur Lebih Berkualitas

  • Pasang alarm lebih awal—minimal 30 hingga 45 menit sebelum imsak—agar ada cukup waktu untuk ibadah selain makan.
  • Siapkan makanan sahur dari malam hari agar tidak terburu-buru di pagi buta.
  • Ajak anggota keluarga untuk sama-sama bangun lebih awal dan melakukan amalan sahur bersama.
  • Buat daftar doa yang ingin dipanjatkan agar waktu sahur tidak terbuang hanya untuk scroll media sosial.

Penutup

Waktu sahur adalah golden time yang Allah anugerahkan kepada setiap Muslim, khususnya di bulan Ramadan yang penuh berkah ini. Jangan biarkan waktu berharga tersebut hanya diisi dengan makan, minum, lalu kembali tidur. Jadikan sahur sebagai rangkaian ibadah yang utuh dan bermakna—dari niat, makan yang disunnahkan, istighfar, doa, dzikir, tilawah, hingga ditutup dengan shalat Subuh berjamaah.

Dengan memaksimalkan waktu sahur, insya Allah setiap hari di bulan Ramadan akan dipenuhi keberkahan, ketenangan hati, dan kedekatan yang semakin dalam kepada Allah SWT. Semoga Allah memudahkan kita semua untuk mengamalkannya. Aamiin.


Lainnya

Cookie Consent


Kami menggunakan cookie untuk meningkatkan pengalaman Anda di situs ini. Dengan melanjutkan penggunaan situs ini, Anda menyetujui penggunaan cookie kami.

Terima & Lanjutkan

Perlu informasi lebih lanjut? Kebijakan Privasi – atau – Kebijakan Cookie dan GDPR